Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhir-akhir ini terus menjadi sorotan publik. Presiden AS Donald Trump baru saja dikabarkan sembuh dari Covid-19 yang dideritanya belum lama ini.

Trump terlihat baru saja meninggalkan RS Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, di mana ia dirawat sejak Jumat (2/10/2020). Dengan percaya diri, Trump terlihat melepas maskernya saat tiba di Gedung Putih, Senin (5/10/2020).

Melalui cuitan di Twitter-nya, Trump menyatakan dirinya kini telah kebal dan akan melanjutkan kampanye. “Jangan biarkan hal itu (virus SARS-CoV-2) mendominasi hidup Anda – keluarlah.”

“Sekarang saya lebih baik, mungkin saya kebal (virus SARS-CoV-2), saya tidak tahu,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi.

Benarkah Presiden Trump sudah tidak terinfeksi Covid-19 dalam kurun waktu singkat? Seperti diketahui, masa inkubasi virus diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar 5 hari. Pasien yang terinfeksi sekitar 7-10 hari baru bisa merasakan gejala yang lebih serius, seperti sulit bernapas.

Penelitian dari British Medical Journal menunjukkan pasien Covid-19 pasca sembuh setidaknya butuh beberapa waktu sampai virus hilang dari tubuhnya. Pasien dipastikan bersih dari virus setelah mendapatkan hasil negatif dari dua tes PCR yang dilakukan berturut-turut.

Secara keseluruhan, dibutuhkan waktu sekitar 30 hari sejak diagnosis dan 36 hari setelah gejala muncul pada pasien untuk memastikan virus itu bersih dari tubuh. Pasien lanjut usia atau mengalami penyakit komorbid yang parah, butuh waktu lebih lama sampai tubuh bersih dari virus. Untuk mereka yang berusia di bawah 50 tahun, waktu yang dibutuhkan sampai 35 hari, sedangkan untuk pasien yang berusia di atas 80 tahun butuh 38 hari.

Terlepas dari itu, setelah beranjak dari rumah sakit, Trump berkata akan “segera kembali ke jalur kampanye”. “Akan segera kembali ke jalur kampanye! Berita palsu hanya menampilkan polling palsu,” ujar Trump.