Kepala Sekolah SDN Citayam 1, Kota Depok, meninggal dunia akibat Covid-19, Kamis, (20/8/2020). Kepala sekolah tersebut bernama Lia Marliani.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohamad Thamrin. “Ya benar, satu orang ASN dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok meninggal dunia karena Covid-19,” ujar Thamrin saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2020) di Depok, Jawa Barat.

Menurut Thamrin, ASN yang wafat merupakan Kepala SDN Citayam 1 bernama Lia Marliani. “Almarhumah sudah satu bulan dirawat karena terkonfirmasi positif Covid-19. Kami dari jajaran Disdik Kota Depok menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya salah seorang Kepsek berprestasi di Kota Depok,” ujar Thamrin.

Lia Marliani diketahui merupakan juara dua lomba kepala SD berprestasi tingkat Kota Depok pada tahun 2020. Thamrin menuturkan, saat itu pasca diketahui Kepala SDN Citayam I positif Covid-19, seluruh guru langsung melaksanakan rapid test.

“Alhamdulillah para guru hasilnya negatif. Namun ada keluarga almarhumah yang sedang ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Depok dan satu orang penjaga sekolah yang juga sedang ditangani,” tutur Thamrin.

Terkait upaya pencegahan Covid-19 pasca diketahui ada jajaranya yang terinfeksi, Thamrin mengaku telah melaksanakan antisipasi penyebaran Covid-19 di jajaran Disdik Depok.

“Kami sudah koordinasi ke dinas kesehatan, secara bertahap sudah dilakukan pemeriksaan mulai dari pejabat di Disdik, staf, pengawas dan penilik,” tutur Thamrin.

Upaya itu, lanjut Thamrin, juga terus berlanjut ke beberapa sekolah. Karena jumlahnya sangat banyak, untuk yang ada indikasi Covid-19 didahulukan.

“Kita semua harus menjaga kesehatan dan menaati protokoler kesehatan Covid-19,” ujar Thamrin.

Segenap jajaran Dinas Pendidikan Kota Depok juga mengungkapkan rasa berduka yang mendalam atas wafatnya Lia Marliani.

“Semoga almarhumah husnul khatimah,” kata Thamrin.

Sementara itu, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kota Depok Mujaya juga membenarkan berita duka tersebut. Saat sakit, amarhumah Lia sudah sebulan dirawat di RS Pelni.

“Almarhumah Lia Marliani juga telah di makamkan di Pondok Ranggon tanpa boleh ada yang melayat,” kata Mujaya.