Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut ada tiga pilihan skenario menyelesaikan pandemi Covid-19. Pertama ialah vaksin Covid-19 ditemukan.

Opsi pertama ini sedang diupayakan seluruh negara termasuk Indonesia yang terlibat dalam uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 dari Sinovac, Cina. Kedua, menurut dia, terjadinya herd immunity (kekebalan kelompok).

Dalam kekebalan kelompok ini setidaknya harus ada dua pertiga dari populasi mengalami kekebalan alami karena tertular penyakit atau virus.

Skenario kedua ini, kata Tito, memungkinkan banyak sekali korban seperti pandemi Flu Spanyol yang terjadi pada 1918 dan memakan korban lebih dari 50 juta jiwa. “Jadi herd immunity tidak kita inginkan skenario itu,” kata Tito dalam webinar yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) bertema ‘Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19’, Minggu malam, 9 Agustus 2020.

Skenario terakhir jika vaksin Covid-19 tidak ditemukan, kata Tito, yakni berharap virus Corona melemah sendiri. “Kita percaya virusnya berasal dari Tuhan, dan Tuhan juga yang bisa menyelesaikannya,” ujar Mendagri.

Menurut Tito Karnavian dalam kasus Spanish Flu Influenza yang terjadi adalah kombinasi antara herd immunity yang menimbulkan korban jutaan jiwa dan melemahnya virus. “Sampai hari ini kita alami yang namanya flu sebagai penyakit biasa,” ujar Tito.

Sumber: Tempo