Film Joker nampaknya masih sulit tergeser dari posisi pertama box office di Amerika Utara. Pada penayangannya di pekan kedua, film khusus dewasa ini meraih US$55 juta (Rp778,8 miliar) dalam sepekan.

Kisah mengenai awal mula terbentuknya sosok penjahat populer yang menjadi tandingan Batman ini masih berada di posisi pertama box office di pekan keduanya.

Karya besutan Todd Philips ini diperkirakan mencapai total keuntungan US$192.7 juta (Rp2,7 triliun), setelah memecahkan rekor di penayangan perdananya pada awal Oktober dengan angka fantastis, yaitu US$96 juta (Rp1,3 triliun). Demikian dilansir dari Ace Showbiz, Selasa, 15 Oktober 2019.

“Pekan kedua ini membuat para penggemar buku komik ini masih di atas awan. Ini adalah film dengan banyak elemen kreatif, di mana keseluruhan karakter nampak seperti dunia komik,” ujar Chief Analyst Boxoffice.com, Shawn Robbins.

RelatedPosts

Dibintangi aktor kenamaan Joaquin Phoenix sebagai pemeran utama, tampaknya membuat film lain harus gigit jari. Akting Joaquin membuat film Joker seolah sulit tergeser dari box office.

Sebut saja dua film animasi yang dirilis di pekan yang sama, yaitu The Adams Family dan Gemini Man. Pada pekan pertamanya, film The Adams Family diperkirakan hanya meraup keuntungan US$30 juta (Rp424,8 miliar).

Sama halnya dengan Gemini Man. Film yang dibintangi Will Smith itu diperkirakan hanya meraih sekitar US$20.5 juta (Rp290,3 miliar). Jauh dari pencapaian film Joker, bukan? Hal itu membuat keduanya harus puas berada di posisi kedua dan ketiga di box office.

Sementara itu, di posisi keempat ada film animasi Abdominable yang turun dua peringkat dengan pencapaian keuntungan di angka US$6.2 juta (Rp87,8 miliar). Film Downton Abbey juga turun dua peringkat ke posisi lima dengan keuntungan US$4,9 juta (Rp69,3 miliar).

Source :

MSN

Related Posts

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate

Popular Post